Pengemasan Logistik Pemilu

SUBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang melakukan pengemasan logistik untuk Pemilu 2019. Hari ini, Sabtu (9/3/2019) dalam proses pelipatan surat suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berhasil mengemas sebanyak 480.225 lembar surat suara382 lembar surat suara diantaranya dalam keadaan rusak dan479.843 lembar surat suara dalam keadaan baik.
Pelipatan surat suara melibatkan 685 orang tenaga yang dilakukan di 4 lokasi yaitu Gedung Olah Raga (GOR) Kelurahan Sukamelang berhasil melipat 104.238 lembar surat suara50 lembar diantaranya dalam keadaan rusakdan 104.188 surat suara. Di Aula Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berhasil mengemas 75.210 lembar surat suara63 lembar diantaranya dalam keadaan rusak 75.147 dalam keadaan baik, Aula Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) berhasil mengemas 71.2769 lembar surat suara 84 lembar diantaranya rusak 71.195 dalam keadaan baik, di Aula SKB berhasil mengemas 229.313 lembar surat suara 185 lembar diantaranya rusak229.498 dalam keadaan baik.
Sebelumnya KPU telah melipat surat suara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan jumlah lebih dari 1.172.000 lembar. Menurut rencana dikatakan Sekretaris KPU Kabupaten Subang, Furwani pelipatan seluruh surat suara Pemilu 2019 akan dilaksanakan sampai tanggal 17 Maret 2019. "Bergantung dari kecepatan selama pengemasan, ya. Tapi dari sejak awal ada kemajuan dari pengemasan. Maka kita perkirakan akan selesai (tanggal) 17 Maret (2019)," ujarnya.
Kemudian setelah selesai pelipatan surat suara kata dia akan segera melaporkan data surat suara yang rusak untuk segera mendapat penggantian dari KPU RI.
Sepanjang pengamatan Reporter Jabar di lapangan usai dilipat kemudian dikemas dan dikirim menggunakan mobil bak terbuka ke Gudang Utama ke Kantor KPU di Jalan Veteran No. 8 Subang. Selama dalam pengiriman kendaraan dikawal oleh anggota kepolisian.
Dari pantauan di gudang utama KPU Kabupaten Subang nampak sejumlah petugas siap menurunkan muata logistik yang dibawa. Sementara di dalam Gidang Utama nampak logistik lainnya telah dikemas menggunakan kantong plastik hitam untuk melindungi dari kelembaban dan basah.