Jamin Layanan Kesehatan Rakyat, Pemkab Subang Launching KSS

SUBANG - Upaya menjaga nikmat sehat jasmani dan rohani harus dilakukan dengan berbagai ikhtiar. "Baik upaya preventif upaya kuratif maupun upaya rehabilitatif," ujar Bupati Subang H. Ruhimat S.Pd., M.Si dalam sambutan launching Kartu Subang Sehat (KSS)  di Alun-alun Kecamatan Binong, Rabu (20/3/2019).
Selanjutnya kata Bupati keberadaan KSS adalah upaya preventif sebagai upaya antisipasi apabila sakit. "Dalam upaya preventif kita bukan saja harus melakukan upaya agar tidak terjadi sakit, tetapi harus mengantisipasi bila terjadi sakit diantarnya memilki jaminan kesehatan, dengan memiliki jaminan kesehatan bukan berarti mengharapkan terjadinya sakit akan tetapi apabila kita terjadi sakit kita tidak perlu khawatir terhadap biaya pelayanan kesehatan," tuturnya.
Dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan kata Bupati ditegaskan setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya dibidang kesehatan dan memperoleh kesehatan yang aman bermutu dan terjangkau.
Dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kesehatan (BPJS Kesehatan) salah satu prinsip yang dianut adalah kegotong royongan, hal ini selaras dengan motto Kabupaten Subang yaitu " Rakyat Subang Gotong Royong, Subang Jawara" Dimana salah satu program jawara yaitu jawara raga, untuk mengimplementasikan program jawara raga pemda Kabupaten Subang melalui Jimat-Akur akan komitmen penuh terhadap jaminan kesehatan seluruh penduduk Kabupaten Subang dengan upaya yang dilakukan yaitu dengan meluncurkan kartu Subang sehat.
Hal ini sebagai bukti bahwa Pemkab Kabupaten Subang berkomitmen penuh terhadap jaminan kesehatan terutama peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). "Mengingat kemampuan pemerintah daerah terbatas kami sangat mengharapkan sekali peran serta dari pihak swasta melalui konsep CSR dalam memberikan dukungan terhadap jaminan kesehatan baik untuk karyawan perusahaan itu sendiri maupun untuk PBI Pengunaan KSS ini tidak beda dengan KIS," katanya.
Kartu KSS bisa digunakan di seluruh fasilitas kesehatan yang sudah bekerja sama dengan BPJS. "Kami akan sangat berjuang untuk mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Subang, namun kiranya sehubungan dengan kondisi keuanngan pemerintah yang memang belum memungkinkan, sehingga tidak menutup kemungkinan masih ada berbagai kekurangan. Akan hal itu tetap akan kami lakukan perbaikan layanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Subang," tuturnya lagi.
Penyerahan Kartu Subang Sehat (KSS) secara simbolis oleh Bupati Subang kepada 3 penerima sebagi tanda dibukanya launching kartu Subang sehat didampingi plt kepala dinas kesehatan Kabupaten Subang beserta ibu, ketua TP. PKK Kabupaten Subang. Dilanjutkan dengan penyerahan rompi dan topi kepada bupati, ketua TP. PKK dan dipakaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan beserta ibu sebagai dukungan untuk program gerakan masyarakat hidup sehat Selain itu juga dilakukan serah terima hibah alat pembersih pasar dari Kementerian Kesehatan RI kepada DKUPP Kab. Subang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Subang kepada perwakilan DKUPP Kab. Subang berupa pelindung wajah dan sepatu boots Penandatanganan komitmen pemda terhadap program kesehatan, diantaranya program gerakan masyarakat hidup sehat, program mencegah stunting dan Open Defecation Free (ODF) dan dilanjutkan dengan penandatanganan sertifikat ODF oleh kepala desa Dawuan Kidul, Kediri, dan Cimanggu.
Acara dilanjutkan dengan pengguntingan tali tirai oleh Bupati Subang sebagai tanda pemantapan program Desa Siaga Aktif Mandiri GotongRroyong (Amor) jawara raga, pengenalan rumah singgah pasien dan rumah tunggu kelahiran didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan kab. Subang, ketua TP.PKK Kab. Subang dan Forkopimda kab. Subang.
Acara dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kabupaten Subang, para Camat se-Kabupaten Subang, para Kepala Desa Kecamatan Binong, Muspika Binong, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Subang, Kepala RS se-Kabupaten Subang, Kepala Kantor BPJS Regional Subang dan Sumedang, para Dokter praktek mandiri, tenaga Kader Posyandu, para petugas KB, serta warga masyarakat kecamatan Binong.