Hasil Simulasi Pemungutan Suara, Ternyata Butuh Waktu Segini

SUBANG - Dikatakan Ketua KPU Kabupaten Subang, Suryaman kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengenai tahapan pemungutan dan penghitungan suara. "Kita berharap KPPS bisa lebih siap dalam melaksanakan pemungutan dan dan penghitungan suara. Sehingga tidak ada waktu yang mubazir," tuturnya kepada Reporter Jabar, Rabu (27/3/2019).

Selanjutnya kata Suryaman terungkap dari simulasi tersebut satu pemilih dari di panggil petugas hingga keluar TPS memakan waktu sekitar 3,5 menit. "Kalau dari sejak menunggu sekitar 9 sampai 10 menit, ya," imbuhnya.

Dari hasil simulasi ini kemudian akan menjadi bahan untuk mengetahui titik mana yang krusial. Dari pagi mengamati berjalan sebagaimana adanya saja. Ada keterlambatan panitia kita biarkan saja ini menjadi perhatian ke depan Panitia di KPPS ini untuk memperhatikan waktu. "Ini 'kan baru simulasi nanti di forum Bimbingan Teknis (Bimtek) akan kita eleminir supaya sesuai dengan prosedur dalam rangka mengefektifkan waktu. Nanti kita akan evaluasi," tuturnya.

"Nanti kita dorong saya masalah waktu untuk diperhatikan. Karena proses ini 'kan pada Pemilu 2019 cukup memakan waktu lama karena ada 5 jenis surat suara yang harus dan yang harus kita rekap kemudian kita juga akan melakukan pencatatan dalam sertifikat model C1. Itu 'kan yang paling lama di situ (proses rekap)," katanya lagi.

Simulasi Pemungutan Suara ini dilaksanakan di TPS 4 Desa Tanjungrasa Kecamatan Patokbeusi Subang dengan melibatkan 300 pemilih dengan 9 orang petugas dan 2 orang personil pengamanan langsung (Pamsung).

Lalu dalam penghitungan suara dari 5 jenis surat suara memerlukan waktu dari pukul 13 selesai menjelang maghrib atau sekira lebih dari 5 jam.