Ramai-Ramai Download Lapor Kang

SUBANG -  Setelah dirilis secara resmi oleh Bupati Subang, Ruhimat, aplikasi "Lapor Kang" mulai diunduh oleh masyarakat Subang Jawa Barat. Diantaranya oleh masyarakat kecamatan Subang. Kemudian mereka ramai-ramai negunduh aplikasi "Lapor Kang" untuk kemudian menyimpannya sebagai antisipasi apabila melihat atau menemukan hal-hal yang perlu dilaporkan. 
Bupati Subang, Ruhimat optimis keberadaan aplikasi ini akan banyak manfaatnya. Terutama memberikan kesempatan masyarakat melaporkan apabila menemukan, melihat atau berhadapan dengan suatu peristiwa yang memerlukan penanganan segera dari aparat. "Saya yakin (aplikasi "Lapor Kang") ini banyak manfaatnya. Kalau terjadi apa-apa (tadinya masyarakat bingung) kudu lapor ka mana. Maka dengan aplikasi masyarakat bisa langsung melaporkan," ujarnya disela-sela kegiatan usai Acara launching di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang, Kamis (14/11/2019). 
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kab Subang, Sumarna aplikasi berbasis android ini bisa diunduh di Play Store. Melalui aplikasi ini bisa melaporkan peristiwa yang  terjadi di lingkungan masyarakat yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah atau aparat pemerintah. Seperti kejadian bencana alam, kebakaran atau kecelakaan yang perlu mendapat pertolongan atau tindakan dari aparat. Setiap laporan yang masuk melalui aplikasi ini pun akan terkoneksi langsung ke Bupati dan Wakil Bupati. "Laporan masuk bisa menjadi pertimbangan langsung pimpinan daerah (Bupati/Wakil Bupati Subang) dalam mengambil kebijakannya," ujarnya.
Lalu menurut sumber di Dinas Kominfo Kab Subang menyebutkan sebelum menyebutkan bahwa aplikasi "Lapor Kang" hanya untuk layanan dalam lingkup Kabupaten Subang. "Makanya sebelum menggunakan aplikasi ini pengguna harus mendaftarkan diri dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor telepon. Kemudian laporan yang masuk pun dilengkapi dengan foto. Sehingga ketika ada laporan masuk akan dilakukan verifikasi identitas pelapor dengan adanya NIK dan dikonfirmasi melalui nomor telepon untuk memastikannya. Apabila telah jelas dan pasti apa yang dilaporkan kemudian dilimpahkan kepada instansi yang terkait," bebernya.
Perlu diketahui kini tengah disusun Peraturan Bupati untuk menunjang pelaksanaan aplikasi ini terkait dengan pihak-pihak berkepentingan secara formal. "Kemudian nanti tercipta layanan SQR atau Subang Quick Respons," imbuhnya.
Keberadaan aplikasi ini diapresiasi cukup baik oleh warga Subang yang berhasil mengunduhnya. Seperti dikatakan oleh Opik yang mengatakan tampilannya sangat bagus kemudian dia menyimpannya. "Buat jaga-jaga aja apabila ada yang urgen bisa digunakan," jelasnya.