Pemerintah Didesak Segera Jawab Rekomendasi Trading House di Subang

SUBANG - Dengan keberadaan Pelabuhan Internasional Patimban di daerah Subang, maka akan makin mempermudah perdagangan komoditas ke luar negeri. Dikatakan calon legislatif (caleg) PDI Perjuangan Dapil IX Jawa Barat, Bambang Suryadi kemudahan ini perlu didorong supaya kegiatan perdagangan bisa segera dirasakan. Bahkan kata Bambang nanti bisa langsung memperdagangkan komoditas yang sudah dikemas. "Seperti di Thailand atau di Kamboja itu hasil industri pertanian yaitu sudah dikemas dengan cara dikaleng atau dikemas. Sehingga bisa diekspor," jelasnya kepada wartawan di Soenda Kopi, Minggu (24/2/2019).
Dengan keberadaan Pelabuhan Internasional di Patimban dan bandara di Kertajati Presiden Joko Widodo sudah melihat sekian tahun kemudian semua hasil industri pertanian atau hasil home industry ataupun yang lain dari Subang layak untuk di-go internasional-kan.
Kemudian dia menyebutkan mendapat informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Subang pernah mengeluarkan Surat Rekomendasi berdirinya Trading House sejak Oktober 2018 oleh Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim. Ditandantanganinya surat Rekomendasi Trading House di Subang merupakan respon Plt Bupati melihat gambaran pikiran-pikiran Pak Jokowi. "Maka dari itu surat rekomendasi Trading House oleh dia (Plt Bupati, Ating Rusnatim) artinya ada upaya sebuah persiapan menjawab keberadaan Pelabuhan Patimban dalam perdagangan secara langsung di masa mendatang," katanya.
Dalam Surat Rekomendasi Bupati Subang bernomor 978.2/1908/DKUPP pertanggall 25 Oktober 2018 itu menjelaskan mengenai Trading house di Kbaupaten Subang sebagai proyek strategis yang diharapkan akan berfungsi sebagai pusat pengembangan dan pelayanan perdagangan internasional dalam mempermudah akses UKM ke pasar global sebagaimana halnya Sogo Shosha di Jepang dan KGTC atau Chaebol di Korea Selatan. Lalu keberadaan trading house di Subang dapat memberikan nilai tambah dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Subang.
Maka dari itu kata Bambang dirinya mengharapkan segera mendukung gagasan Jokowi dan gagasannya warga Subang yang sudah nyambung. "Harapan saya segeralah Menteri Keuangan menjawab surat dari warga Subang. (Karena) jawaban Menteri (Keuangan) itu akan membuka wacana atau membuka sebuah sebuah kesempatan warga untuk mengorganisir dirinya dalam bisnis yang bersifat internasional," ujar Staf Kepresidenan ini.
Dengan trading house itu maksudnya agar semua produk-produk yang dihasilkan bisa dijual di perdagangan internasional. "Oleh sebab itu Kementerian harus segera memberikan jawaban karena akan menggerakkan ekonomi yang ada di Subang," katanya.