Hj. Yoyoh Ruhimat Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Subang

SUBANG - Atalia Praratya Kamil selaku Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat mengukuhkan 26 Bunda PAUD Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat termasuk salah satunya Bunda PAUD Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Ruhimat. Bunda PAUD yang sudah dikukuhkan akan mengemban tugas dengan masa bhakti tahun 2019-2024.

Pengukuhan Bunda PAUD 26 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat dilaksanakan di Aula Barat Gedung Sate Bandung. Senin (4/2/19).

Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil menjelaskan bahwa pelantikan Bunda PAUD ini diharapkan bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan usia dini di daerahnya masing-masing. Apalagi keberadaan lembaga pendidikan ini dinilai penting karena menjadi sarana edukasi bagi anak pada usia emasnya.

Saat ini baru ada 35 ribu PAUD yang tersebar di sejumlah wilayah Jawa Barat. Dari jumlah itu, tercatat baru 11 persen anak usia dini yang telah mendapat akses pelayanan PAUD, yang artinya masih banyak yang belum mendapat pengajaran sesuai perkembangan usia.

35 ribu PAUD yang ada  harus memeratakan, karena masih banyak desa dan kelurahan belum punya lembaga PAUD.
Pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat didorong untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jawa Barat. Eksistensi lembaga pendidikan ini dinilai sangat penting karena menjadi sarana pendidikan bagi anak pada usia emasnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya berpesan kepada para Bunda PAUD ini supaya menanamkan pendidikan sesuai kemajuan zaman di bidnag informasi dan teknologi.

Anak-anak harus terlindungi dari guyuran informasi di internet karena kemajuan informasi digital ada sisi baik dan juga ada sisi buruknya. Jangan sampai anak waktunya habis lihat handphone, tapi tidak berinteraksi di lingkungannya dan meninggalkan hal yang edukatif.

Berdasarkan hasil sebuah penelitian diketahui bahwa anak-anak yang mengalami stunting umurnya lebih pendek karena gagal tumbuh dari segi kecerdasan otaknya. Anak-anak dengan stunting  juga memiliki daya saing lemah ketika umurnya bertambah sehingga tidak bisa bekerja. Oleh karena itu di masing-masing daerah memperhatikan permasalahan tersebut khusunya pada saat di dalam kandungan.

Setelah acara pengukuhan selesai, Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil beserta Bunda PAUD 26 Kabupaten/Kota diisi dengan kegiatan flashmob sekoper cinta dan keliling gedung sate menggunakan Bandros.

Hadir pada kegiatan tersebut Kadisdikbud Kabupaten Subang H. E. Kusdinar, Kabid PAUD Disdikbud Subang, Ketua Himpaudi, Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Subang. (Humas dan Protokol)