Technology

3/Technology/post-list

Gelontorkan 83 T ke Dasa-Desa Ini Tujuannya

SUBANG - Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus menjadi lembaga yang mempunyai kemampuan menggali potensi desa dan menambah nilai potensi desa tersebut. Dikatakan Direktur Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK), Irman Meilandi kemudian membangun konsep untuk menambah kesejahteraan masyarakat desa. Caranya dengan menyusun konsep membangun kesehteraan masyarakat desa dengan menggali potensi kemudian mengolahnya supaya bisa dijual. "Itu 'kan sedernaha konsepnya untuk menambah kesejahteraan ialah dengan  apa yang bisa kita gali, olah dan jual. Pokoknya apa yang dimiliki desa lalu diolah supaya menjadi sesuatu yang bisa dijual," tuturnya dalam Seminar Terbuka Gerakan Masyarakat Membangun Desa Melalui BUMDES di Hotel Fave Subang Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019).
Hal senada dikatakan oleh Staf Kepresidenan, Ariani Jalal Kemudian kata Irman mempersiapkan anak muda atau sumber daya manusia (SDM) yang punya kemampuan mental kuat untuk sama-sama mengolah potensi desa supaya memiliki nilai jual. "Ini investasinya pada SDM yang mempunyai kemampuan," imbuhnya.

Kemudian dukungan kepala desa yang mampu mendukung dengan mengeluarjan kebijakan yang menunjang. "Faktor Kepala Desa hanya untuk mengeluarkan kebijakan yang mensupport kemauan dan inovasi yang dipunyai anak mudanya," tambahnya.

Hal senada dikatakan Kepala Staf Kepresidenan, Ariani jalal yang menjelaskan bahwa BUMDES adalaha amanat UU yang harus menjadi Program Nasional yang semua lapisan kekuasaan harus medukungnya. "Kalau jelas BUMDES adalah amanat Undang-Undang Desa. kalau namanya UU harus menjadi program nasional. Baik pusat, kabupaten dan desa harus mendukungnya," katanya.

Sedangkan dari pihak Presiden sendiri, kata Ariani telah mendukung sampai tahun 2018 mengeluarkan anggaran sampai 80 trilyun. "Maka dengan dukungan tersebut harus disambut desa untuk memotivasi desa lainnya dengan keberhasilan desa lainnya," paparnya.

Mengenai keberhasilan desa-desa di Jawa Barat kata Ariani menunjukan inovasi dari bawah cukup bagus dengan mengelola potensi yang ada. "Diantarany seperti di Jalancagak dengan potensi nanasnya. Ini merupakan inovasi dari bawah yang harus didukung oleh (pemerintah) pusat," katanya.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh BUMDES di Jawa Barat dengan saling berbagi tentang keberhasilannya.
Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support