Penemuan Mayat Di Kebun Karet Ternyata ini Penyebabnya



SUBANG – Polres Subang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan korban seorang wanita Nita Jong Alias Licen (55 tahun) yang dilakukan pelaku TSO (58 tahun). Dikatakan oleh Kapolres Subang, AKPB Muhammad Joni kasus ini bermula laporan warga yang menemukan mayat tanpa identitas pada Rabu (2/1/2019) lalu sekira pukul 09.00 WIB di kebun karet PTPN VIII Blok Jalupang Kampung Cikuda RT.021/006 Desa Lengkong Kec. Cipeundey Kab. Subang.

Setelah mendapatkan laporan kemudian membentuk tim Satreskrim Polres Subang dengan unit Reskrim Polsek Cipendeuy untuk melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan baik secara manual maupun secara identifikasi. "Akhirnya diketahui identitas (jenazah) korban adalah Nita Jong alias Licen Warga Citra Garden III D 9/34 Kalideres Jakarta Barat," ungkapnya kepada wartawan di Mapolres Subang, (3/1/2019).

Kemudian kata Joni, tim melakukan penyelidikan kepada pihak keluarga. "Diperoleh (keterangan dari keluarga) bahwa korban sudah tidak ada di rumah sejak hari Senin tanggal 31 desember 2018 bersama dengan suaminya yang merupakan terduga pelaku," imbuhnya.

Setelah mendapat keterangan dari keluarga melalui nomor telepon seluler suami korban dan korban sendiri kemudian tim melakukan Pengejaran kepada korban yang berhasil ditangkap di KM 62 Tol Cipularang. "Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku melakukan pembunuhan dilatarbelakangi seringnya pertengkaran," katanya.

Sehingga pelaku melakukan pembunuhan dengan cara mencekik koban dengan kedua tangan selama 30 menit dan setelah korban tidak sadarkan diri kemudian korban dimasukan ke dalam kendaraan miliknya. Kemudian pelaku membawa korban ke Surabaya dari Surabaya ke Bandung dari Bandung ke Indramayu dari Indramayu ke Subang keluar pintu tol Kalijat menuju arah Cipendeuy dan tepat di perkebunan karet PTPN VIll pelaku membuang dan menutupi mayat korban.

Atas kasus tersebut disita sejumlah barang bukti berupa satu unit kendaraan jenis Toyota Avanza Veloz warna silver nomor polisi B 1462 BYY beserta Kunci dan STNK, satu HP milik korban yang digunakan pelaku TSO, dua buah selimut yang digunakan untuk menutupi mayat selama perjalanan.

Kepada tersangka disangkakan melakukan Pembunuhan sebagaimana diatur pasal 338 KUHPidana diancam dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara. (Polres Subang/Ist/Satriya)