Penetapan DPTHP - 2 di Subang Ditunda, Ini Penyebabnya

SUBANG – Penetapan Rekapitulasi Data Pemilih Tetap Hasil Pemutahiran atau DPTHP tahap 2 ditunda. Hal ini diusulkan Bawaslu Kabupaten Subang karena masih adanya pemilih yang terdata dalam DPT tetapi mereka belum memiliki KTP elektronik. Kata Komisioner Hubungan antar lembaga Bawaslu Kabupaten Subang, Imanudin alasan lainnya ialah antara data manual dengan yang ada di Sistem Data Pemilih atau Sidalih belum sinkron. "Salah satu syarat untuk bisa memilih ialah memiliki KTP elektronik dan antara data manual dengan Sidalih harus sinkron," jelasnya kepada Reporter Jabar, Selasa (13/11/2018).
Oleh karena itu kata Imanudin harus dilakukan sinkronisasi terlebih dahulu mengenai data ini. "Supaya hak-hak pemililh bisa terpenuhi dengan benar," imbuhnya.
Dalam Rapat Pleno Terbuka Reakpitulasi DPTHP–2 Pemilihan Umum Tahun 2019 terdata sebanyak 2.701 pemilih yang belum memiliki KTP elektronik.
Kemudian menurut Komisioner Divisi Data KPU Kabupaten Subang, Suryaman memang sesuai dengan PKPU Nomor 11 tahun 2018 untuk data yang diakui berdasarkan dari Sidalih. "Sedangkan Sidalihnya sedang gangguan sehinga teman-teman di PPS dan PPK mengalami kesulitan," katanya.
Selanjutnya data pemilih sebanyak 2.701 orang akan disandingakan dengan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang secara by name by address.
"Untuk diverifikasi mana yang sudah melakukan prekaman KTP mana yang belum," imbuhnya.
Nanti hasilnya apabila ada yang belum memiliki KTP elektronik kita akan dorong supaya mereka bisa memilikinya. "Harus. Mereka harus punya KTP," pungkasnya.
Share on Google Plus