Walau Tak Jadi Pawai Tetap Puas

SUBANG – Ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Subang Jawa Barat melakukan Aksi  Damai Gerakan Cinta Kalimat Tauhid dipusatkan di lingkungan Masjid Agung Al Mushabaqoh Subang. Kegiatan dimulai usai shalat Shubuh berjamaah, Minggu (28/10/2018).
Diisi dengan berbagai tausiyah dari para ulama yang menyampaikan tentang  pentingnya  Tauhid sebagai identitas muslim. Kewajiban membangun Persaudaraan dan menjaganya dari berbagai gangguan.
Pada kesempatan tersebut Komunitas Muslim Bikers Indonesia (Kombi) Chapter Subang dan Sahabat Berbagai (Saber) bersama komunitas lainnya membagikan ribuan paket sarapan, makanan kecil, kopi dan minuman ringan kepada jamaah maupun yang hadir.
Kegiatan sampai akhir acara berlangsung aman dan lancar. Peserta membubarkan diri dengan tertib. Sekitar 200 aparat yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Subang mengamankan kegiatan. Baik pengamanan terbuka maupun tertutup.
Kapolres Subang, AKBP M. Joni mengapresiasi ketertiban yang ditunjukkan jamaah selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan Joni memantau langsung pengamanan di lapangan.
"Alhamdulillah berlangsung lancar, ya. Yang tadinya mau pawai tidak kita ijinkan dikhawatirkan ada lemparan (kejadian yang tidak diharapkan). Pelaksanaan di dalam juga berjalan dengan baik. Secara umum saya puas dengan ketertiban yang ditunjukan oleh para jamaah. Insya Allah selama kegiatan ibadah shalat shubuh (dan) pengajian, tentu kita harus menjaganya dan mengamankan itu," tuturnya kepada Reporter Jabar ditengah pengawalan saat bubar acara.
Walaupun agenda long march tidak jadi dilaksanakan Jamaah tetap puas mengikuti aksi ini. Seperti dikatakan salah seorang jamaah, Bapak Aep yang mengatakan cukup puas dengan materi tausiyah para ustadz yang yang menegaskan Kalimat Tauhid sebagai identitas muslim. "Kita tetap puas dengan tausiyah para ustadz yang menegaskan Tauhid sebagai identitas muslim dan pentingnya persaudaraan," katanya saat menuju kendaraannya untuk pulang. Para jamaah pulang dengan tertib dengan menggunakan kendaraan sepeda motor, mobil dan kendaraan lainnya.
Ditengah bubarnya jamaah Aksi Damai nampak anggota komunitas berusaha membersihkan masjid.
Aksi ini sebagai respon atas peristiwa pembakaran Bendera Tauhid oleh Oknum salah satu ormas pada Hari Santri di Garut Jawa Barat.
Share on Google Plus