Ogah Kena Azab, Subang Tolak LGBT

SUBANG - Sejumlah spanduk penolakan pada Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) terpasang di titik-titik perlintasan Jalan Raya Subang Jawa Barat.

Menurut salah seorang pengagas penolakan LGBT dari Komunitas Muslim Biker Indonesia Chapter  Subang, Hari Hermawan pihaknya bersama ‎rekannya merasa prihatin atas merebaknya LGBT yang mulai masif.

"Bahkan diantara pemimpin komunitas mereka ‎telah merapatut ke Istana Negara dan mereka diterima," ujarnya kepada Reporter Jabar, Jum'at (19/102018).
Kata Hari perbuatan menyimpang tersebut adalah perbuatan dosa yang bisa mengundang azab Tuhan.

"Makanya sebelum merebak di Subang kami berusaha menolaknya. Alhamdulillah gerakan ini banyak disambut baik oleh komunitas lainnya di Subang," ungkapnya.
Dalam spanduk yang dipasang memuat pesan penolakan tegas dengan dibubuhi Firman Allah SWT tentang ancaman azab Tuhan bagi para pelaku ‎LGBT berupa bencana alam maha dahsyat seperti yang telah ditimpakan kepada umat manusia sebelumnya.

‎Dari pantauan Reporter Jabar spanduk nampak di depan Gedung Da'wah Subang samping Masjid Agung Al-Mushabaqoh di Jalan Wangsaghoparana depan Alun-Alun Subang, di perempatan Wessel dan perempatan Gedung GOW. (Satriya)