Inilah KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih. Ayo Manfaatkan.!

SUBANG – Data kematian pemilih, data ganda dan penambahan pemilih karena usia memenuhi sebagai pemilih ditemukan dalam Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Subang. Menurut Komisioner Data dan Program KPU Kab Subang, Suryaman data-data itu banyak ditemukan berdasarkan laporan masyarakat kepada Posko GMPH.
"Kepada Posko ada juga melaporkan meninggal dengan melampirkan data-data tertulis," ujarnya menjelaskan kepada Reporter Jabar saat ditemui di kantornya, Senin (8/10/2018).
Selanjutnya kata Suryaman GMPH yang dilaksanakan untuk menjaga hak pilih warga. ‎Dalam kegiatan meliputi mencoret untuk menghilangkan data pemilih yang berubah diantaranya karena kematian atau berubah status. "Seperti karena pemilih meninggal dunia atu status pemilih menjadi anggota TNI atu Polri misalnya," jelasnya lagi.
Kemudian melakukan perbaikan bagi data yang mungkin salah, memperbaiki elemen data dan mencatat pemilih yang belum terdata. Seperti salah nomor NIK, jenis kelamin atau data lainnya. "Untuk mencatat penambahan data misalnya ada penambahan data karena ada penambahan pemilih yang berubah umur memasuki usia 17 tahun atau berubah status menjadi memiliki hak pilih," jelasnya lagi.
Pada program ini kata Suryaman telah membuka 284 posko di desa/kelurahan dan PPK di 30 kecamatan serta di Kantor KPU untuk menampung laporan masyarakat. Gerakan dilaksanakan sampai 28 Oktober 2018.
Kata dia tujuan lainnya ialah untuk meningkatkan partisipasi pemilih. "Dengan adanya posko masyarakat aktif melaporkan apabila belum terdata," katanya.