Plt Bupati Subang Minta Maaf. Ada Apa?

SUBANG – Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim menyayangkan pengajuan formasi CPNS untuk Pertanian tidak dikabulkan masuk dalam kuota oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Oleh karena itu kata dia memohon maaf. "Saya mohon maaf tenaga teknis pertanian sebelumnya kami telah memperjuangkan sesuai kewenangan kami tetapi tidak terakomodir (BKN)," ujarnya kepada wartawan dengan didampingi BKPSDM, Kabid Pengadaan BKPSDM dan Asda III di ruang kerja Bupati, Kamis (13/9/2018).
Dalam penerimaan CPNS tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Subang Jawa Barat, mendapatkan kuota 474 ‎orang. Dikatakan Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim kuota tersebut terbagi untuk formasi khusus sebanyak dalam 228 orang dan formasi umum 246 orang.
"Formasi khusus (diantaranya) untuk mengakomodir tenaga honorer yang pada tahun 2013 lalu ikut testig tetapi mereka kurang beruntung," katanya.
Kemudian kata Ating ketentuan baik formasi khusus maupun formasi umum tetap mengacu pada UU No, 35 tahun 2014 tentang ASN, diantaranya
Baik Formasi Khusus maupun Umum tetap mengacu pada UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yaitu usia minimal 18 tahun maksimal 35 tahun.
"Karena kepegawaian undang-undangnya cuma satu, yaitu (undang-undang) Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN," tegasnya.
Mengenai kebutuhan CPNS 2018 kata Ating sebenarnya Pemkab Subang mengajukan formasi sebanyak 507 orang tetapi yang dikabulkan sebanyak 474 orang. Perbedaan untuk formasi khusus dan Umum dibedakan untuk Umum harus menempuh 3 tahap sedangkan yang khusus cukup 2 tahap saja.
Mengenai jadwal penyelenggaraan tes akan dijadwalkan kemudian mengenai prosesnya akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.