Kejar Target PBB, BPKD Subang Lakukan Monev


SUBANG – Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Subang tahun 2018 hingga Bulan Agustus mencapai 76% atau 32 milyar rupiah dari target 42 milyar rupiah. Untuk selanjutnya guna mengoptimalkan penerimaan PBB, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang akan melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) kepada masyarakat kelurahan dan desa di Kabupaten Subang. "Sekaligus (kami akan) melakukan operasi sisir kepada wajib pajak langsung," ujar Kasubid Penagihan PBB, BPHTB dan Dana Transfer Bidang Pendapatan II, Avief Salam saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/9/2018).
Kata dia kegiatan monev dan operasi sisir kepada wajib pajak PBB yang akan mendekati masa jatuh tempo tanggal 30 September 2018. "Apabila pembayaran setelah jatuh tempo akan dikenakan denda keterlambatan sebesar 2 persen per bulan maksimal sampai dengan 24 bulan," ujarnya lagi.
Maka dari itu lanjut dia untuk menghindari denda segera lakukan pembayaran yang bisa dilakukan di Bank BJB, Kantor Pos. "Mulai tahun 2018 ini bisa juga dilakukan di gerai Alfamart dan Indomaret," imbuhnya.
"Untuk itu dengan kegiatan monev dan operasi sisir ke wajib pajak (secara langsung) diharapkan dapat mengoptimalkan penerimaan PBB sehingga target bisa dipenuhi," pungkasnya. (ADV)