DPRD Subang Pertanyakan Anggaran Untuk Test CPNSD


SUBANG - DPRD Kabupaten Subang mempertanyakan pengajuan anggaran untuk test CPNSD Kabupaten Subang sebesar 750 juta rupiah. Hal tersebut diungkapkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang di Ruang Sidang, Selasa (18/9/2018).
Padahal menurut Fraksi PKS pelaksanaannya tes berlangsung secara on-line. "Oleh karena itu kami minta dijelaskan," ujarnya.
Kemudian FPKS menyampaikan catatan tentang pentingnya kajian secara seksama memberdayakan potensi daerah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Sebab selama ini pendapatan daerah masih sangat bergantung pada bagi hasil. Sedangkan kontribusi PAD masih sangat kecil," imbuhnya.
Lalu perlu juga memberdayakan tenaga guru dari Honorer K2.
Rapat paripurna mengagendakan Penyampaian dan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap APBD Perubahan Tahun 2018 dan Nota Pengantar LKPJ Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2013 - 2018.
Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi Pmkab Subang selama lima tahun terakhir yang telah berupaya menyelaraskan potensi yang sinergis dan komprehensif dengan memperhatikan budget policy.
Apresiasi diberikan pada bidang PAD yang mengalami peningkatan. Kemudian menyarankan dalam hal belanja mengkhususkan dengan meprioritaskan infrastruktur dan mengimbangi antara pendapatan dan belanja.
Pada kesempatan itu mempertanyakan wacana pasar terpadu karena selama ini masyarakat masih mengandalkan pasar tradisional. Tetapi selama ini tergerus oleh pasar modern.
Fraksi Partai Golkar: kualifikasi jalan masih rendah untuk memobilisasi perekonomian dan infrastruktur pengairan perlu ditingkatkan. Karena masih ada yang belum terairi.
‎Fraksi Partai Demokrat: mempertanyakan implementasi Gapura Subang apakah sudah mencapai target?
Fraksi Amanat Pembangunan Nasional. (APN): memberikan masukan pada upaya optimalisasi potensi daerah dan penegakkan hukum bagi wajib pajak yang melanggar. Lalu meminta supaya pengiriman siswa ke Jerman supaya dikaji kembali.
Rapat dipimpin oleh Ketua Dewan, Beni Rudiono dan dari pihak eksekutif diwakili oleh Sekda Kab Subang, Abdurakhman. Untuk jawaban eksekutif akan dilakukan pada 19 September 2018.