BPJS Telat Bayar Klaim 9,5 Milyar, Sarankan RSUD Pinjam Dana

SUBANG - Akibat keterlambatan klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat pelayanan di Rumah Sakit Umum (RSU) Subang khususnya untuk para pasien BPJS kini cukup terganggu. Adapun tunggakan BPJS Kesehatan senilai 9,5 milyar rupiah.
Dikatakan Kepala Subag Humas RSUD Subang, Mamat Budhirakhmat tunggakan ini merupakan klaim Bulan Juli 2018 yang telah melewati jatuh tempo pada 28 Agustus kemarin. Kata dia pihak BPJS Kesehatan sendiri telah mendatangi RSU Subang terkait tunggakan. Katanya BPJS belum dapat membayar tunggakan hingga waktu yang belum dapat ditentukan. "Ironisnya pihak BPJS Kesehatan malah menyarankan ke RSU Subang untuk meminjam dana terlebih dulu ke bank untuk menutupi biaya RSU Subang yang seharusnya dari BPJS Kesehatan," ujarnya.
Ketika ditanyakan hal ini kepada Kepala BPJS Kesehatan Subang, Zakaria menyebutkan pihaknya sudah menghubungi Direktur Rumah Sakit dan menyatakan tidak ada masalah. "Saya sudah menghubungi Direktur (RSUD Subang) tidak ada masalah," ujarnya melalui sambungan telepon. Kemudian ketika dikonfirmasi mengenai terganggunya pelayanan rumah sakit akibat tunggakan BPJS, Zakaria enggan berkomentar lebih jauh. "Makasih, ya.. makasih, ya infonya," ujarnya sambil langsung menutup telepon.