3.703 orang di Subang Ambil Bagian Pecahkan Rekor Muri Tari Gemu Famire


SUBANG – Sebanyak 3.703 orang yang terdiri dari anggota TNI, Polri, ASN dan masyarakat Subang melaksanakan Tari Gemu Famire. Kegiatan ini menjadi bagian dari Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Dikatakan oleh Komandan Pangkalan Udara (Dalanud) Suryadarma, Marsma TNI Timbang Sembiring Meliala, Tari Gemu Famire yang dilaksanakan merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Ke-73 TNI tahun 2018. "Rencananya diikuti oleh 305.000 personel TNI dari seluruh Indonesia secara serentak pada hari ini. Pada kegiatan ini di ikuti oleh seluruh masyarakat Subang dari berbagai instansi sebanyak 3.703 orang," ujarnya dalam sambutannya di Alun-Alun Subang, Selasa (4/9/2018).
Kata Danlanud Tarian Gemu Famire ini berasal dari Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dikolaborasikan dengan gerakan yang simple supaya semua orang bisa menikmati tariannya. "Tarian ini harus dilestarikan termasuk salah satu budaya di Indonesia yang kita dibanggakan," imbuhnya.
Kemudian kata dia pemecahan rekor Muri yang dilaksankan sekarang akan dilihat langsung oleh seluruh masyarakat Indonesia. "Saya pribadi mengharapkan Tari Gemu Famire ini dapat terus diikuti dan dilaksanakan di setiap masing masing instansinya, untuk memberikan kesegaran dan hiburan bagi kita semua dengan penuh suka-cita," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Subang, Ating Rusnatim menyampaikan kegiatan ini sangat membahagiakan. "Karena Tari Gemu Famire ini membuat kita semua merasakan kebahagian, sekaligus menjaga kekompakan silaturahmi dengan seluruh masyarakat Kabupaten Subang," ujarnya.
Secara pribadi, kata Ating kedepannya bisa mengadakan pemecahan Rekor Muri kembali dengan tarian berikutnya. Rencananya Kabupaten Subang bisa mengadakan pemecahan rekor Muri Tari Jaipong yang menjadi aset budaya Jawa Barat. "Sebagai kesenian andalan dari Jawa Barat dapat menjadikan jaipongan salah satu icon guna mempromosikan kekayaan daerah terhadap dunia luar baik dalam negeri maupun mancanegara serta berharap kesenian tari jaipong harus kita jaga dan lestarikan. (HMS)