Sering "Diprotes" Keluarga

SUBANG – Pekerjaan sebagai seorang polisi sering menyita waktu bahkan waktu dengan keluarga sering terlupakan. Namun bagi n Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, S.IK, M.Si, tugas yang dilakasanakan dinikmati saja. "Walaupun keluarga, terutama anak-anak sering 'protes' karena jarang berkumpul terutama keinginan jalan-jalan," ujarnya saat ditemui Reporter Jabar disela-sela kegiatan di Mapolres Subang.
Lalu dia berupaya memberikan pengertian tentang tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Sambil memenuhi keinginan berkumpul dengan berjalan-jalan ke tepat rekreasi. "Ya ke (tempat wisata) daerah sini di Subang. Banyak yang bagus juga di sini," katanya.
Padatnya kegiatan saat mengawali tugas di Subang ialah pengamanan Pemilu Kepala Dearah (Pilkada) Bupati dan Gubernur serentak yang cukup panjang. Disambung dengan pengamanan Operasi Pengamanan Arus Mudik dan Balik Ramadhan.
Apalagi Subang merupakan salah satu kota yang sangat sibuk dalam Arus Mudik dan Balik karena dilintasi Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) dan Jalur Nasinoal Pantura. "Ini menuntut perhatian dari anggota-anggota kami dalam memberikan pelayanan bagi para pemudik supaya aman dan nyaman," ujar Kapolres yang pernah bertugas sebagai Tenaga Pendidik (Gadik) Madya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jabar ini.
Untuk itu seringkali ikut turun memantau situasi secara langsung. Pernah suatu kali Joni tertangkap kamera ikut membantu sebuah mobil yang mengalami kempes ban dan ikut mengatur arus lalu-lintas di areal Jalur Tol Cipali bersama anggota polisi lainnya.
Ditengah tugas pentingnya tetap menjalin hubungan dengan jurnalis dan kalangan tokoh masyarakat maupun tokoh agama dengan cara mengunjungi pesantren. Kapolres yang satu ini juga mudah ditemui terutama saat Shalat Shubuh di Masjid Agung Al-Mushabaqoh Subang. Kebetulan posisi Masjid Agung adalah masjid terdekat dengan Rumah Dinas Kapolres yang berada di pusat Kota Subang.
Kata Joni ada hikmah dengan Shalat Shubuh ke masjid. "Kalau laki-laki keutamaanya shalat di masjid. Nah ternyata hikmahnya bisa mengetahui kondisi masyarakat dari dekat. Bisa langsung melihat awal keseharian kegiatan masyarakat Subang," pungkasnya. (Satriya)