Ribuan Calon Jamaah Haji Subang Jalani manasik

SUBANG - 1193 calon haji Kabupaten Subang yang akan berangkat ke Tnah Suci tahun 2018 ikuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji hari kedua yang diselenggarakan di kantor Kemenag Subang, MTs Subang, MAN Subang dan Wisma Haji untuk melaksanakan praktek manasik haji.
Dalam praktek tersebut merupakan sebuah simulasi tentag perkiraan pelaksanaan di Tanah Suci dalam pelaksanaan ibadah haji.
Acara ini dihadiri oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat KH. Buchori, Kepala Kemenag Subang, Ketua KBIH se-Kabupaten Subang, Pejabat Lingkungan Kemenag Subang, Ketua MUI,
Dalam laporannya sebagai panitia, Kemenag Kabupaten Subang, H. Abdurahim memaparkan kegiatan manasik masal adalah salah satu implementasi tentang penyelenggaraan ibadah haji untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan sekaligus melindungi ibadah haji.
Pelaksanaan bimbingan manasik haji masal salah satu bentuk kewajiban pemerintah dalam rangka pembinaan kepada calon jamaah haji. Bimbingan manasik haji akan dilaksanakan selama 2 hari mulai hari senin sampai selasa (9 – 10 Juli 2018).
Dalam sambutannya Kepala Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat, Drs. H. A Buchori memberikan sambutan dan materi bimbingan terkait perkembangan, regulasi, dukungan pelayanan pemerintah serta perlindungan untuk jamaah calon Haji selama melaksanakan ibadah Haji
Beliau berterimakasih atas dukungan semua pihak yang turut membantu atas kelancaran dan terlaksananya kegiatan bimbingan manasik untuk jama'ah calon Haji. Diharapkan kepada petugas untuk melayani jama'ah calon Haji selayaknya melayani tamu, sehubungan yang anda layani ini adalah tamu-tamu Alloh" tutur Kepala Kanwil
Selanjutnya Kepala Kanwil mengingatkan kepada Jama'ah Calon Haji untuk senantiasa memanfaatkan kesempatan melaksanakan ibadah Haji dengan sebaik-baiknya. Apabila daftar tahun sekarang, kemungkinan diperkirakan ± sekitar tahun 2035 baru bisa berangkat, hal tersebut dapat diasumsikan bahwa lamanya masa tunggu apa bila jama'ah calon Haji melakukan pendaftaran tahun 2018 maka masa tunggunya adalah ± sekitar 17 tahun "Walaupun uang banyak dan harta berlimpah, hal itu tidak akan berarti apa-apa apabila kedepan kita tidak memiliki kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah Haji" tutur Kepala Kanwil. (Sumber: Bagian Humas Setda Kab Subang)