Iniliah yang Dipersiapkan Pemkab Subang untuk Balap Sepeda AG 2018

SUBANG – Pembangunan venue Balap Sepeda untuk Asean Games 2018 telah 100% selesai. Menurut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Ahmad Sobari venue berlokasi di Bunihayu Kecamatan Jalancagak itu tinggal dilihat oleh Panitia Pusat. "Tinggal dilihat oleh panitia pusat apakah (venue) sudah sesuai atau belum?" ujarnya usai pertemuan Rapat Koordinasi di Aula Kecamatan Jalancagak, Selasa (3/7/2018).
Kemudian selanjutnya akan memperbaiki akses jalan menuju loaksi venue yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Sementara itu menurut Camat Jalancagak, Wahyu Suryana dalam pertemuan koordinasi ini membicarakan tentang pembangunan jalan dan berkoordinasi dengan pengusaha galian tipe C untuk sementara menghentikan aktifitasnya terutama yang melintasi jalan yang dijadikan akses menuju venue.
"Oleh karena itu untuk sementara selama kegiatan Asian Games berlangsung supaya aktifitas galian C dihentikan dahulu demi kelancaran kegiatan," katanya.
Kemudian dibicarakkan juga pasca diperbaikinya jalan supaya tetap baik dan bisa mengaturnya melalui Peraturan Desa (Perdes) atau regulasi lainnya.
Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Kabupaten Subang, H. Endang Rohendi bahwa perbaikan jalan yang akan akan dilakukan ialah sepanjang 3,4 km atau 3.400 meter dengan dihotmix dan pengaspalan dengan lapem.
Anggaran perbaikan akan menggunakan dana CSR dari Bank Jabar sebesar 1,5 milyar rupiah. Pengerjaan dilakukan sekitar 10 – 14 hari.
Selanjutnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asep Nuroni menginformasikan bahwa pada jalur yang digunakan kegiatan Balap Sepeda akan mempengaruhi sejumlah perusahaan, Kata Asep untuk jalur Subang - Cipeundeuy ada 23 perusahaan, Subang - Cibogo hingga ke daerah Perusahaan Dahana ada 2 perusahaan. Sedangkan dari yang menuju Jalancagak sebanyak 12 perusahaan. Dan ada 43 usaha rumah makan. Perusahaan tersebut mempekerjakan ribuan pekerja.
"Kami akan menawarkan 3 opsi, yaitu pergeseran kerja, pergeseran hari atau diliburkan. "Ketiga opsi tersebut akan mempengaruhi produksi dan pengupahan. Ini akan dibicarakan dalam pertemuan triparti pada  Juli mendatang," katanya.
Oleh karena itu kata Asep pihaknya memerlukan informasi kepastian tanggal, hari dan jam kegiatan perlombaan.
Perwakilan pengusaha siap mematuhi perturan yang diputuskan.