Kecelakaan Mudik dan Balik 2018 Turun 30%

SUBANG - Hingga hari terakhir Operasi Ketupat Lodaya arus mudik dan balik Idul Fitri 2018 jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polres Subang mengalami penurunan cukup signifikan sekitar 30%. Menurut Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni arus balik untuk tahun ini berjalan lancar. Dengan menggunakan one way dan contra flow dianggap cukup efektif untuk mengatasi puncak kepadatan arus lalu-lintas. "Untuk menangani lonjakan arus balik, tahun ini mungin sempat diberlakukan one way terpanjang dari Jawa Tengah sampai perbatasan Polda Metro Jaya sana," ujarnya kepada wartawan, Minggu (24/6/2018).
Mengenai sarana yang disediakan kata Joni cukup baik untuk menlayani pemudik misalnya di Jalur Tol Cipali ada penambahan jumlah toilet sehingga bisa melayani pemudik dengan baik. Begitu pula dengan kapasitas daya tampung kendaraan di rest area. "Sehingga menambah kenyamanan dan bisa mencegah adanya pemudik yang berhenti atau makan-makan di areal berbahaya untuk kemudian diarah menuju rest area. "Kalau dibiarkan nanti akan banyak yang mengikuti," katanya.
Ketika ditanya mengenai evaluasi kekurangan, kata Joni ada tetapi tidak teralu signifikan. Misalnya keberadaan SPBU di Jalur Tol masih kurang masih terfokus di sekitar KM 102. Kemudian kesulitan memprediksi peningkatan volume arus mudik ataupun balik untuk menciptakan kelancaran arus.  "Sehingga kesulitan memberikan pengumuman untuk memberlakukan one way ataupun conrta flow," katanya.