Ini Alasan Maruarar Sirait tak Calonkan Diri Lagi

SUBANG - Maruarar Sirait pamit kepada Rakyat Subang karena tidak akan mencalonkan lagi sebagai Anggota DPR RI. Alasan pengunduran dirinya adalah untuk memberikan kesempatan  kepada kader lainnya untuk menjadi Anggota DPR RI. "Saya kembalikan formulir pendaftaran kepada DPP karena sudah 15 tahun (3 periode) menjadi anggota DPR. Saya harap kepada Rakyatnya Subang supaya memilih calon yang terbaik," ungkapnya dalam acara Silaturahmi bersama kader PDI Perjuangan Kabupaten Subang, Senin (11/6/2018).
Kemudian Ara - panggilan akrabnya - menyampaikan terima kasih kepada Rayat Subang yang mayoritas Islam, suku Sunda tetapi telah mempercayakan kepada dirinya sebagai Anggota DPR RI yang bukan Islam dan bukan Sunda.
Kemudian Maruarar Sirait mengatakan bahwa kemenangan atas dukungan rakyat Subang. "Maka dari itu rezeki yang saya peroleh ada hak kader di Subang," ujarnya.
Kemudian mengamanatkan supaya kader disayang. Karena kemenangan diraih dengan kasih sayang. Kata Ara, kemenangan Jokowi juga berkat banyak senyum.
"Jangan melupakan senior-senior partai yang telah membesarkan partai. Memberikan perhatian kepada sayap-sayap partai," katanya lagi.
Lalu di hadapan peserta Ara berdialog dengan calon Bupati dan Wakil Bupati Subang yang diusung PDIP. Kata Dedi bersedia mencalonkan Bupati Subang karena krisis leadership. "Karena dua kali berturut-turut terkena hukum. Ingin membangun Subang lebih baik," kata Dedi ketika ditanya alasan menjadi Calon Bupati Subang.
Pada acara silaturahim tersebut Ketua DPC PDIP Kabupaten Subang, Maman Yudia menyampaikan semangat untuk berjuang. Kita  berkumpul dan bersuka ria memberikan pembinaan ada salah satu yang penting partai ingin merebut kekuatan sekarang mempertahankan karena salah satu kader kita telah duduk di eksekutif.
Sebagai kader memiliki kewajiban untuk mempertahankan menghilangkan rasa takut membuat kekuatan berkurangnya. Hingga kini hasil survei belum memuaskan ini jangan merasa puas. PDI Perjuangan belum pernah kalah.
PDIP harus kuat. Menitipkan kepada kader untuk memenangkan para calon baik di Kabupaten maupun provinsi.