Jenazah TS Tengah Dijemput Keluarga

SUBANG – Keluarga TS - tersangka penikam anggota Brimob Kelapa DuaDepok – hari ini tengah menjemput jenazahnya. Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni membenarkan bahwa kini tengah dilakukan proses pengurusan. “Nanti kalau sudah selesai prosesnya baru dimakamkan di sini,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (11/5/2018).
Mengenai penangannnya kata Joni sepenuhnya oleh Mabes Polri. “Itu urusan Mabes kalau sudah selesai baru dikabari,” imbuhnya.
Kemudian sumber Kepolisian menyebutkan telah melakukan penyelidikan dan elisitasi kepada pihak keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal tersangka di Desa Buniara Subang. Hasilnya menyatakan bahwa masyarakat Buniara menerima jenazah TS untuk dimakamkan di Buniara.
Dikatakan Ketua RT 021 RW 04 Kampung Buniara, Dedi Supriyadi menyatakan bahwa masyarakat dapat menerima jenazah Tendi Sumarno untuk dimakamkan di TPU Desa Buniara Tanjungsiang Subang. Hal tersebut menurut Dedi merupakan kewajiban orang yang masih hidup untuk memakamkan jenazah.
Menurut dia TS adalah sosok yang pendiam, berkelakuan baik dan sopan. “Tidak mempunyai permasalahan dengan masyarakat sekitar,” katanya.
Hal senada dikatakan Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Mansyuriah, Asep M yang mengatakan selaku wakil masyarakat menyatakan tidak menolak untuk pemakaman jenazah TS di TPU Buniara, Tendi Sumarno dikenal oleh masyarakat sekitar berkelakuan baik dan tidak pernah membuat masalah, bahkan berperilaku sopan dan pendiam.
Adapun mengenai mekanisme pemakaman, masyarakat sekitar sedianya akan mensholatkan jenazah sebelum dimakamkan, namun jika dari pihak kepolisian menolaknya maka warga akan mengikuti aturan dari kepolisian dan selanjutnya kemungkinan warga akan melaksanakan sholat jenazah di makam setelah dimakamkan.
Penyelidikan dan elisitasi kepada ibunda TS, yaitu War dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Ledeng, Kabupaten Bandung Barat. Mengetahui anaknya meninggal ditelepon keponakannya yang mengabarkan TS mengalami kecelakaan kerja. Selanjutnya meminta ijin kepada majikannya tempat bekerja untuk pulang.
Kata Warsiti TS bekerja sebagai kuli bangunan di Pantai Indah Kapuk (PIK) Pulo Kapuk Jakarta Timur sejak tahun 2016. Terakhir bertemu pada waktu liburan Tahun Baru 2018 yang lalu.
Saat ini pihak keluarga didampingi Anggota Polsek Tanjungsiang beserta Kepala Desa Buniara sedang menjemput jenazah di Jakarta dan diperkirakan jenazah TS tiba di rumah duka pada Sabtu 12 Mei 2018 pukul 02.00 WIB dan rencananya langsung dimakamkan di TPU Buniara.
TS adalah tersangka penikam anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Marhum Prencje yang terjadi pada Kamis malam sekira pukul 11. Bermula dari kecurigaan Marhum yang melihat gerak-gerik TS yang mencurigakan. Kemudian dibawa ke Kantor oleh 2 orang anggota lainnya. Namun tiba-tiba TS menikam Marhum, lalu TS dilakukan tindakan dengan ditembak oleh 2 orang anggota Brimob. Setelah dibawa ke rumah sakit, Marhum dan TS meninggal dunia.