Alun-Alun Lembang Destinasi Ulin Mengasyikan

LEMBANG- Ada-Ada aja kreativitas warga ini, ditengah alun-alun menjadi pusat perhatian pengunjung taman Alun-alun Lembang, inilah salah satu pemandangan menjelang senja di Alun-alun Lembang di sebuah kota kecamatan dimana industri pariwisatanya tumbuh berkembang dengan pesat.
Saat ditanya apakah ular tersebut membahayakan, seorang dari mereka menjawab," Tidak semua sudah dijinakkan, dan ini juga ular Sanca tidak menakutkan walaupun kelihatan seram," ucapnya
Para pengunjung juga merasa tertarik sekumpulan pemuda yang asik memainkan satwa liar yang telah dijinakkan mereka, sebagaian malah berfoto selfie dengan ular.
Yadi, warga Cijeruk Lembang mengakui keberadaan taman di halaman Mesjid Agung Lembang ini membuat warga berdatangan setiap akhir pekan, "Kalau Sabtu minggu, sekarang jadi pusat keramaian warga, murah meriah menikmati jajanan seperti siomay, bandrek bajigur, baso batagor dan makanan khas tatar pasundan lainnya," ungkapnya.
Yoyok, 34 warga Parongpong mengaku senang dengan keberadaan taman tersebut selain menambah keindahan Lembang dari sumpeknya kemacetan diakhir pekan.
"Kita warga Bandung Barat sendiri malah sering kena dampak keramaian akhir pekan, kan kalau ke tempat wisata tetep aja bayar, nah tempat ini cocok buat kongkow-kongkow anak muda, kedepan harapan kami taman ini dipercantik dengan properti seperti kursi, meja, ayunan anak sehingga selain ramah anak juga ramah lansia," Yoyok mengatakan.
Keberadaan taman di halaman Masjid Besar ini di bulan Ramadhan akan semakin ramai dengan kebiasaan ngabuburit warga.
"Akan makin ramai pasti selama bulan Ramadhan karena banyak yang ngabuburit," imbuhnya.
Sebagai kawasan industri pariwisata, Lembang memang menjadi salah satu destinasi pariwisata nasional, turis domestik hingga mancanegara kerap mengunjungi berbagai tempat wisata yang memang banyak berada di kawasan ini.
Lembang, Kawasan Kuliner dan Problem Kemacetan
Selain itu Lembang juga menjadi kota kuliner tatar Pasundan, berbagai jajanan, warung kuliner, kafe, restoran hingga hotel membuat Lembang menjadi daya tarik bak magnet wisata dari bumi Sunda.
Namun dampak negatif dari eksostisme alam Lembang menjadi makanan harian pengguna jalan, setiap akhir pekan, liburan dan libur panjang membuat kawasan ini dilanda kemacetan luar biasa, dari berbagai arah.
Pernah dimuat di wartakini.co dengan Judul: "Taman Alun-Alun Lembang, Dari Permainan Anak Hingga Atraksi Ular"