Pendidikan Politik Rendah Kerentanan untuk Pemilih Pemula

SUBANG – Pendidikan politik yang masih rendah dikalangan pemilih muda membuat pemilih muda rentan dijadikan sasaran untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Menurut Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Subang (Unsub), Dr. H. Iwan Hendrik Kusnadi, S.Sos, M.Si diperlukan pendidikan politik untuk pemilih muda.
"Pendidikan politik (bagi pemilih pemula) sangat penting dan mendesak untuk dilakukan. Dengan cara dan metode khusus serta dengan materi dan kurikulum yang disesuaikan dengan karakter, kebutuhan, kepentingan, minat dan tingkat pengalaman pemahaman mereka tentang politik," ujarnya dalam laporan selaku Ketua Penyelenggara pada kegiatan Rock The Vote Indonesia (RTVI), di Kampus Unsub, Seniin (9/4/2018).
Melalui pendidikan politik, sambung dia supaya membangun gerakan memilih yang cerdas, kritis dan berorientasi pada masa depan bangsa dan negara. "Melalui pendidikan politik) bisa meningkatkan partisipasi pemilih muda dengan merumuskan modul pendidikan pemilih muda, merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pendidikan pemilih muda dalam pemilu," imbuhnya.
Kagiatan ini diselengarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang berkolaborasi dengan Unsub. Peserta yang mengikuti RTVI di Unsub akan diberikan pendidikan politik untuk dapat memahami bagaimana memilih Gubernur dan Wakilnya serta tata cara melakukan pemilihan yang benar di TPS.
Ketua KPU Kab Subang, Maman Suparman mengajak seluruh elemen masyarakat dalam partisipasi pemilu. Dia menyebutkan bahwa KPU Kabupaten Subang menargetkan partisipasi pemilih sebesar 80%. Oleh sebab itu kata Maman pihaknya mengharapkan pemilih muda berpartisipasi mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.
"Agar dapat meyakinkan masyarakat Subang kedepan lebih maju berdasarkan hasil pilihannya. Dalam memilih masyarakat agar dapat rasional, memperhatikan visi misinya (yang disampaikan calon), track racord-nya," ujarnya memaparkan.
Kesadaran tersebut, kata Maman harus ditularkan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan hak pilihnya.
Selanjutnya Ketua Yayasan Kutawaringin Unsub Dr. Komir Bastaman, M.Si menyampaikan agar pemilih muda dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan kritis. Dengan menjatuhkan pilihan yang terbaik. "Saya pesankan agar memilih yang terbaik. Jangan sampai terulang lagi dan terulang lagi (dalam menjatuhkan pilihan pada yang salah)," ujarnya.
serta mengucapkan selamat kepada pemilih muda yang mengikuti pendidikan politik dalam kegiatan ini.
Pada kegiatan ini turut dihadiri KPU Provinsi Jabar, CEPP Universitas Indonesia, para pemilih muda mahasiswa-mahasiswi Unsub Subang.