Peresmian LTSP - P2TKI

SUBANG – Untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kabupaten Subang, pemerintah daerah membuka Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP). Menurut Bupati Subang, Imas Aryumningsih melalui pelayanan ini pihak pemerintah bisa mengetahui jumlah TKI di luar negeri dan bisa segera merespon apabila ada masalah.

"Sebenarnya layanan ini diperlukan oleh mereka (TKI) yang akan berangkat karena pada layanan ini juga melayani pembuatan paspor (untuk) TKI," jelasnya kepada media usai peresmian Layanan Terpadu Satu Pintu Penempatan dan Perlindungan tenaga Kerja Indonsia (LTSP - P2TKI) di lingkungan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Subang, Kamis (8/2/2018).

Layanan terpadu ini melibatkan pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Polres Subang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), BNP2TKI dan Keimigrasian.

Dia juga meminta kepada semua masyarakat untuk menyosialisasikan keberadaan layanan ini. "Selain mudah juga biayanya murah hanya 260 ribu (rupiah). Itu juga melalui bank," jelasnya lagi.

Hingga kini, kata Imas jumlah TKI Kabupaten Subang terdata sebanyak 8701 orang. "Maka melalui layanan ini juga bisa mendata TKI yang telah lama di luar (negeri)," imbuhnya.

Peresmian Layanan Terpadu Satu Pintu Penempatan dan Perlindungan tenaga Kerja Indonsia (LTSP - P2TKI) ini turut dihadiri oleh Muspida Kabupaten Subang serta Koordinator Supervisi, Penindakan dan Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep R. Suwanda dan Kepala Divisi Keimigrasian, Haposan.

Posting Komentar

0 Komentar