Polisi Santri Polres Subang

Subang – Keberadaan Polisi Santri adalah upaya untuk semakin  mendekatkan keberadaan polisi di tengah masyarakat. Menurut Kapolres Subang, AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, upaya ini merupakan tindak lanjut program Kapolda Jawa Barat, Irjen Anton Charliyan yang mengharapkan peran Polri di masyarakat terlihat jelas dan makin meningkatkan kepercayaan kepada Polri.

"Ini merupakan program Kapolda (Jawa Barat) yang kita (Polres Subang) respon cepat program-program Bapak Kapolda supaya masyarakat semakin percaya kepada Polri," ujarnya di Mapolres Subang, Senin (23/1).

Peresmian anggota Polisi Santri dilaksanakan dalam Apel Pagi di halaman Mapolres Subang dengan ditandai penyematan tutup kepala dan sorban kepada 25 anggota Polisi Santri.

Selanjutnya kata Yudhi, Kapolda Jabar mempunyai beberapa program yang salah satunya ialah Polisi Santri. "Oleh kami Polres Subang ini disambut dengan cepat untuk mengimplementasikan bagian dari Promoter atau Profesional, Modern dan Terpercaya," imbuhnya.

Diakui oleh Yudhi bahwa dikalangan anggota polisi ada yang memiliki kelebihan-kelebihan diantaranya memberikan ceramah di masjid-masjid atau membaca Al-Qur'an

"Memang ada beberapa anggota Polri yang memiliki kelebihan-kelebihan diantaranya mengaji, memberikan ceramah di masjid-masjid. Maka dengan program Bapak (Kapolda, Irjen) Anton Chaliyan ini maka arahnya semakin jelas. Supaya peran serta polri ditengah masyarsakat terutama peran keislaman di trengah masyarakat makin terasa," paparnya.

Keberadaan Polisi Santri oleh Pemerintah Kabupaten Subang sangat diapresiasi baik. Seperti diutarakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Abdurakhman dengan polisi santri dapat mendeteksi wilayah Kabupaten Subang dari berbagai bahaya dan ancaman yang membahayakan NKRI.

"Dengan informasi, komunikasi dan sosialisasi dapat menciptakan Subang kondusif yang telah memiliki berbagai masalah diantaranya kesehatan, narkoba serta kekerasan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Agustias Amin dengan kehadiran polisi ada upaya perbaikan moral yang lebih serius yang kemudian akan berpengaruh pada pekerjaan pemerintahan.

"Kemudian pengaruhnya pada hubungan antar unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi lebih cair," katanya. (Teddy Widara/Foto Istimewa)

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar